Pembuatan patung singa Samsi atau singa Kilin pasangan jantan dan betina merupakan suatu seni yang memerlukan keahlian tinggi dan ketelitian. Proses dimulai dengan pemesanan bahan baku dari batu lava gunung Merapi sesuai dengan ukuran yang diinginkan atau permintaan dari pembeli. Batu kemudian dibentuk menjadi balok sesuai dengan ukuran yang diinginkan, menjadi fondasi bagi karya seni yang akan dibuat.

Tahapan awal melibatkan pembentukan batu menjadi potongan-potongan kasar yang menyesuaikan dengan ukuran bagian-bagian tubuh binatang singa samsi. Alat yang digunakan pada tahap ini melibatkan gerinda tangan beserta mata piringan batu atau diamond wheel, serta alat pahat tradisional seperti cuplik dan tatah. Hasil akhir tahap ini adalah potongan-potongan kasar yang mencerminkan bentuk umum dari singa samsi.

Selanjutnya, proses pemahatan lebih dalam dimulai untuk membentuk bagian-bagian tubuh secara kasar. Kepala, tubuh, dan kaki mulai dibentuk dengan lebih rinci, meskipun masih dalam bentuk kasar. Proses ini menuntut keterampilan dan keahlian pematung untuk menghasilkan bentuk yang mendekati gambaran akhir.

Pada tahapan berikutnya, fokus beralih ke pemahatan detail. Mulai dari bagian mulut, mata, kaki, hingga ekor, pematung mulai menciptakan detail yang lebih halus. Alat tradisional seperti cuplik dan tatah digunakan untuk memahat secara manual, menciptakan dimensi dan karakter pada patung. Meskipun gambaran singa samsi sudah terlihat, ornamen kecil dan detail kecil belum tampak dengan jelas.

Proses yang memakan waktu paling lama adalah tahapan memahat secara detail. Rambut, mata, gigi, taring, anak bayi singa, dan elemen-elemen kecil lainnya diperinci dengan cermat. Pahatan manual membutuhkan tingkat ketelitian dan kesabaran yang tinggi untuk menghasilkan karya seni yang tampak hidup.

Terakhir, pada tahap finishing, patung singa samsi telah terpahat dengan sempurna. Proses ini melibatkan pembersihan dari debu sisa pemahatan, serta perbaikan pada bagian-bagian kecil yang mungkin terlihat kurang sempurna. Untuk memberikan perlindungan tambahan, patung dapat di-coating dengan bahan khusus agar tahan terhadap lumut dan jamur. Patung Singa Samsi dapat ditambahkan dudukan agar lebih menarik dan terlihat lebih gagah.


Selain mempertimbangkan perlindungan patung singa samsi dari elemen alam, proses finishing juga mencakup opsi estetika yang dapat disesuaikan dengan selera dan preferensi. Singa Samsi Yang Polos tanpa Coating atau dengan Coating.

Untuk Coating, setelah dibersihkan, patung ini dapat di-coating dengan warna hitam dof atau hitam glossy untuk menciptakan tampilan yang lebih modern dan elegan. Alternatif lainnya adalah finishing dengan warna tradisional gaya kuno, seperti nuansa kekuning-kuningan dengan tektur kuno bocel bocel di permukaan. Penggunaan teknik ini memberikan kesan vintage dan menghormati warisan seni tradisional, menciptakan harmoni antara keindahan masa lalu dan keunggulan seni rupa kontemporer. Dengan demikian, patung singa samsi tidak hanya menjadi representasi indah dari seni ukir batu, tetapi juga memancarkan keunikan melalui pilihan finishing yang dapat disesuaikan sesuai dengan selera penggemar seni.

Dengan demikian, patung singa samsi siap untuk dikirim dan dijual sebagai karya seni yang memukau dan menggambarkan keahlian tinggi dalam seni ukir batu.

Pemesanan Patung Batu Singa Samsi, sila hubungi kami di WhatsApp 081904183657

Tinggalkan Balasan

X