Tentang Batu Kali Pori, Batu Kali Halus, & Batu Gunung – Sebuah Pengantar

Secara geologis, Batu Kali Pori, Batu Kali Halus, dan juga Batu Gunung merupakan jenis batuan vulkanik / Volcanic Rock. Yang membedakan ketiganya ada pada jenis karateristik batuan vulkanik itu sendiri.

Batu Kali Pori vs Batu Gunung (Merapi)

Batu Kali Pori dan Batu Gunung berasal dari Batuan Vulkanik yang dimuntahkan oleh Gunung Berapi (Gunungnya masih aktif mengeluarkan lava) tetapi memiliki perbedaan di tingkat kekerasannya. Batu Kali Pori jauh lebih keras dibandingkan Batu Gunung. Karena tingkat kekerasannya inilah Batu Kali Pori di daerah Magelang Jateng / Sleman Yogyakarta sering hanya dijadikan sebagai Pondasi Bangunan. Oleh sebab itu sering dikenal juga dengan Batu Pondasi / Bangunan.

Cobek Hello Kitty Versi Baru: Versi 2.0 dari Batu Kali dengan ulekan ukir pita

Sedangkan Batu Gunung karena lebih lunak mudah dibentuk biasanya dijadikan barang kerajinan batu semacam Lampion, Patung, Air Mancur, Cobek Bubut Mesin dan sejenisnya. Tingkat kekerasannya Batu Gunung inipun bervariasi, ada yang agak kuat ada yang lunak atau bahkan sangat lunak. Hampir semua Candi di seputaran Magelang / Yogyakarta terbuat dari batu jenis ini, termasuk Candi Borobudur dan Candi Prambanan yang terkenal itu. Oleh sebab itu Batu Gunung khususnya daerah Gunung Merapi sering disebut juga sebagai Batu Candi.

Baik Batu Kali Pori dan Batu Gunung, kalau diadu batu dengan batu (dipukul) secara langsung atau dihancurkan dengan Palu atau barang yang lebih keras akan meninggalkan serpihan bubuk campur Pasir. Ini karena karateristik dari Batu yang berasal dari letusan Gunung Merapi (vulkanik) mempunyai butiran-butiran yang kasar.

Maka dari itu tidaklah heran jika daerah Gunung Merapi terkenal juga dengan kualitas Pasirnya. Orang Properti pasti tahu kalau Pasir Merapi merupakan salah satu primadona sebagai bahan untuk membangun rumah, cor apartemen dll (properti dan bangunan). Harganya sangat mahal juga Pasir Merapi ini.

Pasir sebenarnya adalah Batu dalam ukuran yang kecil-kecil. Asalnya juga bisa berasal dari remukan Batu yang besar baik Batu Kali Pori maupun Batu Gunung yang sudah tidak banyak tercampur dengan debu / tanah. Biasanya dari Sungai atau dari hasil galian tanah yang ada lapisan pasirnya (hasil letusan gunung). Jadi Kalau batu Kali Pori atau Batu Gunung itu diremuk akan menghasilkan remukan semacam Pasir Campur debu.

Oleh Karena itu, Batu Jenis seperti ini (Batu Kali Pori / Batu Gunung) mudah ditemukan di daerah yang tanahnya banyak pasirnya (berpasir) warna keabuan tanahnya).

Batu Kali Halus / Super Halus

Sedangkan Batu Kali Halus atau Super Halus juga merupakan batuan vulkanik tetapi biasanya merupakan Batu dari Gunung yang sudah lama tidak aktif. Ini bisa berupa batuan di pegunungan yang dekat pantai, atau pegunungan yang tidak lagi memuntahkan lava. Lebih sering ditemukan di daerah yang jenis tanahnya semacam tanah liat / lengket (warna coklat).

Cobek Batu Kali Hitam / Watu Item: Super Halus Tahan Jamur (Kondisi Basah))

Cobek Batu Kali Hitam / Watu Item: Super Halus Tahan Jamur (Kondisi Basah))

Tekstur batunya biasanya rapat sekail dan lembut. Jenisnya ada yang berlubang-lubang (bukan berpori tapi ada lubang-lubang besar semacam sisa udara yang terperangkap di batu), ada juga yang rapat tanpa lubang. Kalau dihaluskan akan menghasilkan permukaan yang licin.

Kalau di adu batu dengan batu atau diremuk atau dihancurkan Batu Kali Halus / Super Halus ini biasanya akan seperti debu yang halus sekali dan tidak berpasir tetapi terdapat gompelan-gompelan batu kecil kecil.

Cobek / Lumpang Batu Kali Pori, Cobek Batu Kali Halus / Super Halus, dan Cobek Batu Gunung

Karena perbedaan karateristik masing-masing batu tersebut, maka bila dijadikan Cobek atau Lumpang, ada beberapa perlakukan yang berbeda ketika pertama kali memakai, demikian pula ada ciri khas masing-masing Cobek Batu tersebut. Selengkapnya silahkan baca Cara Pemakaian Cobek Batu disini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *