Mipeh: Proses Penajaman Kembali Peralatan Pahat Batu

Seorang Pengrajin sedang mipeh / menajamkan kembali Peralatan Pahatnya

Seorang Pengrajin sedang mipeh / menajamkan kembali Peralatan Pahatnya

Peralatan Pahat Batu yang digunakan para pengrajin pada umumnya menggunakan besi tempa yang sudah dibentuk secara khusus untuk dipergunakan dalam memahat batu. Berbagai bentuk alat pahat ini mempunyai fungsi yang unik sesuai dengan peruntukannya: mematahkan, menghaluskan, memecah, menipiskan, meratakan, dan sebagainya.

Ketika pertama kali digunakan peralatan pahat batu bisa dikatakan cukup tajam, akan tetapi lama-kelamaan ketajamannya semakin berkurang. Jika sudah berkurang cukup banyak ketajamannya, peralatan ini sangat menghambat para pengrajin untuk menyelesaikan karya seni batunya. Waktu yang dibutuhkan menjadi semakin lama dan kesusahan dalam memahatnya pun semakin meningkat.

Untuk mengembalikan ketajaman peralatan Pahat Batu, para pengrajin melakukan apa yang dinamakan penyepuhan dan penajaman kembali. Dalam bahasa para seniman dan pengrajin pahat batu, penyepuhan ini dinamakan MIPEH. Mipeh bisa diartikan sebagai serangkaian proses yang musti dijalankan guna mendapatkan kembali ketajaman dari peralatan pahat batu dengan cara ditempa dan disepuh.

Peralatan yang diperlukan untuk kegiatan mipeh antara lain: Palu, arang, tempat pembakaran (biasanya memakai anglo), kipas angin, tempat penempaan (biasanya memakan potongan rel kereta api), dan tidak kalah penting adalah air. Untuk proses penyepuhannya tidak sembarang orang bisa melakukan, perlu pengalaman dan keahlian tertentu. Berapa lama musti dipanaskan, setajam apa menempanya, berapa lama disepuhnya, semua itu perlu pengalaman bertahun-tahun dan juga keahlian.

Mulai dari penempaan dan diakhiri dengan penyepuhan musti dilakukan dengan seksama, terutama soal penyepuhan. Jika terlalu “matang” (jawa: ketuawanen) alat pahat jadi terlalu keras sehingga mudah patah; jika terlalu “muda” (jawa: kurang mateng) alat pahat mudah bengkok.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *